Sejarah Jarum Suntik Hipotermik
15 April 2023|
Dilihat:3188
Sebagai bagian penting dari perlengkapan medis, miliaran jarum suntik diproduksi setiap tahun di dunia. Dengan adanya epidemi Covid-19, penggunaannya bahkan lebih besar dari sebelumnya. Jarum suntik secara bertahap menjadi salah satu penemuan terbesar, jadi hari ini, mari kita pelajari sejarahnya.
Jarum suntik awal tidak memiliki jarum, melainkan digunakan untuk mengoleskan salep medis atau untuk menyedot. Bagian pendorongnya dapat ditarik ke belakang untuk menyedot material atau didorong keluar untuk mengoleskan obat atau cairan ke suatu area. Jarum suntik digunakan dalam pengobatan awal untuk mengangkat katarak dari mata melalui penyedotan dan mengoleskan obat melalui kulit.
Jarum pada awalnya berbentuk seperti alang-alang berongga, tabung kaca, dan bulu angsa. Jarum logam berongga ditemukan pada tahun 1844 oleh dokter Irlandia, Francis Rynd.
Pada tahun 1853, dokter Skotlandia Alexander Wood dan ahli bedah Prancis Charles Gabriel Pravaz menciptakan jarum suntik hipodermik modern. Dengan jarum suntik hipodermik yang baru ditemukannya, Alexander Wood mampu menyuntikkan obat pereda nyeri ke area yang sakit. Yang membedakan jarum suntik ini dari yang lain sebelumnya adalah kemampuannya untuk menyuntikkan sejumlah kecil obat secara terukur ke suatu area tanpa perlu membuat sayatan atau insisi pada kulit terlebih dahulu.
Eksperimen injeksi intravena paling awal yang terkonfirmasi dilakukan oleh Christopher Wren pada tahun 1656. Wren, yang penasaran apakah efek injeksi intravena akan seefektif pemberian oral, menggunakan bulu angsa sebagai jarum dan kandung kemih hewan sebagai alat suntik untuk memberikan opium kepada anjing.
Jarum suntik yang kita lihat saat ini digunakan untuk mendistribusikan vaksin COVID-19 sangat mirip dengan jarum suntik bersejarah yang ada dalam koleksi kami. Jarum suntik modern digunakan untuk berbagai keperluan dalam bidang kedokteran, baik untuk manusia maupun hewan, untuk:
- Menyuntikkan obat ke dalam tubuh
- Terapi intravena ke dalam aliran darah
- Mengaplikasikan senyawa seperti lem atau pelumas
- Mengukur dan mengambil cairan






